"Good Day Sunshine" dan Hari yang Baik
Hari ini, pagi sangat cerah. Dan hari ini, saya rasa, akan menjadi hari yang baik.
| Photo by CHUTTERSNAP on Unsplash |
Sedalam-dalamnya saya mencintai hujan—suasananya, wanginya, dan semuanya—setelah saya pikir-pikir lagi, saya gak bisa berhenti senyum setiap kali hari cerah dan mentari bersinar sepuasnya. Ada yang spesial dari sinar matahari yang tumpah ruah pagi ini. Intensitas cahaya mentari yang saya terima hari itu seolah-olah menentukan apakah hari saya akan baik atau buruk.
Dan hari ini, mentari lebih cerah dari biasanya.
Ketika cuaca seperti ini, saya suka keluar rumah buat jalan-jalan sebentar di halaman. Rasanya ringan. Langitnya biru dan anginnya berceloteh pelan, mengajak saya ngobrol. Di detik itu, saya sadar: perasaan saya sedang baik. Udara juga sedang baik.
Segalanya sedang berjalan baik-baik saja bagi saya. Hubungan saya. Pekerjaan saya. Bahkan pikiran saya, yang kadang suka nyasar ke tempat-tempat absurd, hari ini anteng dan bersinar. Mentari tahu semuanya, dan dia membisikkan kata-kata penyemangat yang hanya saya dan dia tahu.
Di momen-momen kayak gini, ada satu lagu yang langsung muncul di kepala saya, yaitu
"Good Day Sunshine" oleh The Beatles.
BACA JUGA: Bukan Sekadar Lagu Cinta "Warm and Beautiful" - Paul McCartney
Lagu ini cerah banget. Energinya tulus, ringan, dan penuh semangat. Drum-nya kayak langkah kaki di pagi hari. Piano-nya ceria, dan vokalnya Paul, wah, kayak senyum yang gak bisa disembunyiin. Ini lagu yang gak cuma menyuarakan kebahagiaan, tapi juga menularkannya.
Kalau kamu pernah bangun pagi dan tiba-tiba merasa semuanya baik-baik aja tanpa alasan, ini lagu yang pas banget buat nemenin. Gak berlebihan, gak palsu, murni berisi perasaan bahagia yang jujur, seperti mentari yang bersinar cerah hari ini.
Dan ya, saya akan nyetel lagu ini sekali lagi. Atau, mungkin berkali-kali.
Karena hari ini berjalan begitu baik. Dan lagu ini tahu persis rasanya.
Komentar
Posting Komentar