Brian Wilson Enggak Meninggal, Ia Bernyanyi di Pantai Keabadian

Kemarin, 11 Juni 2025, Brian Wilson, personil The Beach Boys, dikabarkan meninggal dunia di umur 82 tahun.

Pagi ini, saat membaca kabarnya, saya sangat terkejut. Soalnya, baru saja kemarin saya menulis tentang kejeniusan Wilson dalam lagu “Sloop John B”.

Setelah saya pikir-pikir lagi, saya nggak punya alasan pasti kenapa saya menulis tentang itu kemarin. Rasanya cuma pengin nulis aja. Dan ternyata, saya memublikasikan tulisan itu tepat di hari wafatnya Brian Wilson.


Sumber: TV Insider

Kalau memang nggak ada yang benar-benar kebetulan di dunia ini, bisa jadi alam memang memberikan tanda-tandanya kepada saya kemarin. Maka, tulisan ini saya maksudkan sebagai sebuah tribute untuk Brian Wilson.

Dirinya sudah tiada dan berlayar terus ke sana, tapi lagunya terus berputar dan suaranya masih bernyanyi dan terus bernyanyi di dalam hati saya.


Saya bukan penggemar berat The Beach Boys, tapi ada satu album mereka yang sangat saya sukai.

Ya, mungkin kamu sudah bisa menebaknya, album itu adalah Pet Sounds. Album yang duduk di posisi nomor dua dalam daftar album terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone.

Saya menyukai album ini karena lagu-lagunya punya melodi yang enak. Selain itu, harmonisasi vokal dari para personel The Beach Boys di album ini benar-benar luar biasa. Nggak ada yang gagal.

Lagu-lagunya selalu berhasil bikin saya kegirangan karena musiknya begitu berkualitas. Begitu banyak, terlalu banyak instrumen digunakan dalam pembuatan album ini, tapi Brian Wilson sebagai produser selalu berhasil bikin semuanya terdengar harmonis dan menyatu.

Saya sangat mengagumi Brian Wilson.

Selain mendengarkan musik-musiknya, saya juga sempat menonton film biografi Wilson yang berjudul Love & Mercy. Film itu berhasil menggambarkan kehidupan Wilson, baik dari sisi karier maupun kehidupan personalnya.

Saya makin kagum setelah tahu bahwa ia ternyata mengidap penyakit psikologis yang membuatnya sering mengalami halusinasi. Tapi di tengah kondisi itu, ia tetap berkarya, bahkan memanfaatkan halusinasinya untuk “mendengar” musik-musik yang akan ia ciptakan.

Kembali ke Pet Sounds.

Saya nggak bisa lagi menghitung berapa banyak saya sudah memutar album ini dari awal sampai akhir. Saya suka semua lagunya, tapi ada satu yang punya tempat spesial di hati saya, yaitu “God Only Knows”.

Dan saya rasa, lagu itu sangat cocok untuk mewakili perasaan saya, mengantar kepergian Brian Wilson, dan menutup tulisan ini lewat liriknya:

“I may not always love you

But long as there are stars above you

You never need to doubt it

I’ll make you so sure about it.

God only knows what I’d be without you.”

Terima kasih untuk segala suara, nada, melodi, harmoni, dan musik yang tak tergantikan.

Sampai jumpa di harmoni lain, Brian Wilson, di tempat di mana nada-nada indah tak pernah berhenti mengalun, dan pantai selalu diterangi cahaya matahari senja.

Dan kalau nanti saya juga sampai di sana, nyanyikanlah “Kokomo” pelan-pelan, supaya saya tahu saya telah tiba di tempat yang seharusnya.


Komentar

Postingan Populer