#28: Ulasan Album Please Please Me – The Beatles


Sumber: Wikipedia

Please Please Me hadir sebagai album pertama yang sempurna untuk The Beatles. Album ini masih bersuara seperti lagu-lagu jadul yang sesuai pada zamannya (menurut saya agak ke-cowboy-an karena suara harmonika), tetapi juga mulai memperlihatkan kemampuan songwriting mereka yang luar biasa.

Di masa-masa album ini rilis, The Beatles sendiri lebih tampil sebagai seorang performer ulung daripada studio artist yang fokus mengomposisi lagu sedemikian rupa. Itulah mengapa lagu-lagu di album ini lebih sederhana dan mudah untuk dibawakan di panggung. 

Tak heran, album ini berhasil mereka rekam hanya dalam waktu satu hari pada hari Senin, 11 Februari 1963. Album ini berdurasi selama 32 menit dan 45 detik dan terdiri dari 14 lagu, di mana 8 lagu adalah ciptaan mereka sendiri.

Please Please Me oleh The Beatles

  

Album dibuka secara meriah dengan lagu orisinal mereka. Seakan-akan berada di pesta, "I Saw Her Standing There" mengajak kita bergoyang dengan cepat ala rock n roll sambil tersenyum lebar mendengar harmoni vokal Lennon dan McCartney yang mekar bersamaan.

Seakan-akan membenarkan ungkapan "Terlalu banyak bersenang-senang akan mendorongmu ke dalam kenestapaan", The Beatles melanjutkan album dengan lirik menyedihkan dalam lagu, "Misery" dan "Anna (Go To Him)".

Selanjutnya, The Beatles bercerita tentang jerat membahagiakan yang dinyanyikan George Harrison lewat "Chains". Kebahagiaan pun berlanjut dengan perasaan yang meluap-luap dalam lagu yang dinyanyikan dengan semangat oleh Ringo Starr, "Boys".

The Beatles pun menunjukkan kebolehannya dengan menyanyikan kembali lagu orisinal mereka "Ask Me Why", "Please Please Me", "Love Me Do", dan "P.S. I Love You". Keempat lagu ini memiliki ciri utama melodi yang sangat catchy dan lirik yang sangat polos tentang cinta. Itulah yang menjadi ciri lagu-lagu mereka di album ini dan album ke depannya.

Di lima trek terakhir album ini, The Beatles meletakkan lagu orisinal mereka dan lagu cover-an secara selang-seling. "Baby It's You" adalah lagu cover yang ringan dengan ciri khas "Shalalala~". 

George kemudian menyanyikan lagu orisinal mereka tentang cinta yang misterius, "Do You Want To Know A Secret". Kembali ke lagu cover, "A Taste of Honey" adalah lagu selanjutnya yang memiliki suasana paling berbeda di antara lagu lainnya di album ini. 

"There's A Place" adalah lagu orisinal terakhir mereka di album ini. Lagu ini kembali membawa dua ciri lagu The Beatles yang sebelumnya saya sebutkan. 

Dibuka dengan dimeriah, album ini juga ditutup dengan tak kalah meriah lewat cover luar biasa lagu "Twist and Shout" oleh The Beatles. Vokal John Lennon menggelegar dengan suara serak menjadikan suasana lagu lebih ceria. Begitu juga dengan harmoni vokal yang saling berbalas-balasan oleh personil lainnya.

Please Please Me adalah album pertama dari band terbaik sepanjang masa

Mendengarkan kembali album pertama The Beatles membuat saya mengerti kenapa band ini berhasil meraih kesuksesan di tahun-tahun berikutnya. Hal ini karena Please Please Me, mereka sudah penuh dengan semangat untuk terus berkarya dan mencipta lagu. 

Selain itu, ciri khas musik mereka menjadi faktor yang penting, mulai dari harmoni vokal yang luar biasa antara John, Paul, dan George sampai melodi manis dengan lirik yang mudah dihapalkan.

Mendengarkan kembali album pertama The Beatles membuat saya mengerti kenapa band ini adalah salah satu band terbaik sepanjang masa.

Komentar

Postingan Populer