#27: "Mah, Aku Takut Kang Dedi Mulyadi!"

"Halo, Kang Dedi, ini sepupu saya main HP melulu. Datengin aja, Kang!!"

Sumber: Bogor Jawapos

Semalam, saya dan adik saya main di rumah sepupu yang baru berumur 2 tahun. Sepupu saya kelihatannya sibuk banget main HP, main Roblox. Saya dan Adik sebal karena dicuekin.

Tak bisa menahan kesebalannya, Adik pun merayunya dengan berakting menelepon seseorang: Kang Dedi Mulyadi. 

Sepupu saya pun menangis kencang lalu menghampiri mamahnya untuk berlindung. Kami tertawa terbahak-bahak dengan puas. Saya pun bertanya kepada Adik,

"Dia takut sama Kang Dedi Mulyadi?"
"Iya, takut dimasukin ke barak militer," jawab Adik sambil cengengesan.
"Dulu, kamu juga begitu tau," balas saya.
"Yang Raja Salman itu, ya?" tanyanya.

Kami pun tertawa lagi dan mengingat-ingat masa lalu.

Waktu Adik berumur 3 tahun, ia takut banget dengan Raja Salman. Ibu saya nggak paham kenapa, apalagi saya.

Memang, waktu itu Raja Salman sedang ramai diperbincangkan di mana-mana. Pertama kali melihat wajahnya di televisi, Adik langsung gemetaran sekujur tubuh dan lari tunggang langgang. 

Saya nggak paham. Serius. Menurut saya, wajah Raja Salman sangat ramah, kumisnya lebat, dan pakaiannya rapi. Kenapa harus ditakuti?

Namun, daripada mencoba menjawab pertanyaan itu, Ibu melihat ketakutan Adik sebagai kesempatan emas. Ia ingin mengeksploitasinya supaya Adik lebih mudah dinasihati. Dan seringkali saya dilibatkan dalam prosesnya.

Setiap Adik ingin melakukan sesuatu yang dilarang oleh Ibu, saya biasanya diperintahkan untuk "melapor" kepada Raja Salman atas kenakalan yang diperbuat adik saya. Saya berpura-pura mengangkat telepon, lalu bicara kepada Raja Salman (padahal hanya menyetel video Youtube Raja Salman berbicara). 

Dan benar saja, adik saya langsung takut, kicep, trauma, menangis, dan berjanji nggak akan melakukan hal-hal nakal itu lagi. Dia takut didatangi Raja Salman. Wkwkwwkwk.

Dari dulu sampai sekarang, ternyata ada saja sosok yang ditakuti oleh anak kecil. Memang aneh, tapi bermanfaat banget buat para ortu.
 
Padahal, ketika anak-anak itu sudah remaja dan mengingat-ingat itu semua (seperti adik saya), mereka akan tertawa dan merasa aneh kenapa dulu menakuti sosok tersebut. 

Eh, tapi kenapa orang-orang dewasa masih banyak yang takut sama setan, ya?

Komentar

Postingan Populer