#22: Jatuh Cinta Pendengaran Pertama kepada Shakatak
Melodi dari synth yang seperti suara burung misterius dari lagu "Night Birds" menyihir saya untuk terus duduk dan menonton penampilan Shakatak sampai habis di Java Jazz Festival 2025. Meskipun hanya menonton band ini lewat live-streaming di Youtube, saya sangat amat menikmati penampilan mereka.
| Sumber: Hypeabis.id |
Semalam adalah pertama kalinya saya mendengar nama band tersebut, mendengar lagunya, dan menonton penampilannya secara live. Saya langsung jatuh hati dengan band ini.
Mereka tampil dengan sepenuh hati dan sangat energik di panggung Java Jazz meskipun usia seluruh personilnya sudah di atas 50 tahun. Mendengar mereka membawakan "Day By Day" membuat saya merasakan keindahan yang dalam dari sebuah penampilan musik.
Dari penampilan itu, saya bisa merasakan bahwa musik benar-benar adalah passion mereka, jiwa mereka, bagian dari mereka. Mereka terus tersenyum di sepanjang penampilan dan itu membuat saya ikut tersenyum sambil mendengarkannya.
Ada perasaan haru yang muncul ketika melihat mereka begitu passionate, bersenang-senang, dan juga serius saat bermusik. Ternyata, manusia bisa begitu cinta kepada musik hingga terus menggelutinya dengan bahagia selama berdekade-dekade, bahkan seumur hidup.
Saya sangat menyukai bagian keyboard yang dimainkan oleh Bill Sharpe yang bersuara tajam dan dreamy di lagu-lagu yang mereka bawakan.
Tak butuh waktu lama, setelah penampilan mereka selesai, saya segera menambahkan Shakatak sebagai artis favorit saya di Spotify lalu mendengarkan ulang lagu-lagunya, terutama "Night Birds".
Komentar
Posting Komentar