#16: Selamat Pagi
| Photo by Paulina K on Unsplash |
Saya paling suka mengucapkan "Selamat pagi" kepada diri saya sendiri dan dunia yang ada di hadapan saya.
Bagi saya, pagi adalah waktu yang paling mudah dipahami. Mentari pelan-pelan naik tangga, cahaya mekar harumnya semerbak, dan semangat pagi sering kali membuat saya kerasukan.
Pagi nggak seperti malam yang muram, nggak seperti siang yang sombong, dan nggak seperti sore yang kelewat romantis. Pagi sangat sederhana, amat sangat sederhana.
Makanya, saya selalu menyesal kalau bangun siang karena melewatkan masa-masa intim yang penting bersama pagi. Padahal, pagi adalah kuncinya hari, di mana saya bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi hari ini sepenuhnya.
Di pagi hari, saya akan bangun tidur, merapikan kasur dan pikiran, lalu mandi sambil membilas mimpi, sarapan dengan angan-angan, lalu berjalan kaki sampai saya merasa tenang sekali. Saya pun memahami pagi, memahami hari ini sepenuhnya.
Untungnya, hari ini saya bangun pagi. Maka, "Selamat pagi!" sapa saya kepada dunia.
Komentar
Posting Komentar