#10: Apapun yang Terjadi, Kita Abadi


Kemarin, saya habis nonton Past Lives. Film itu bercerita tentang hubungan dua anak kecil asal Korea Selatan yang saling suka, lalu setelah terpisah selama 24 tahun, akhirnya bertemu lagi. Sayangnya, hanya sebagai teman masa kecil.

Sumber: Prime Video

Akan tetapi, yang menakjubkan dari film itu adalah konsep "In-Yeon"--konsep semacam takdir yang mengatakan bahwa hubungan semua orang di dunia sekarang ini pada dasarnya disebabkan oleh In-Yeon-In-Yeon yang terkumpul dari kehidupan yang lalu (konsep reinkarnasi). 

Contohnya, jika kamu dan aku berpapasan di jalan lalu helai pakaian kita bersentuhan, itu berarti ada In-Yeon antara aku dan kamu di kehidupan yang lalu.

Seberapa banyak In-Yeon yang terkumpul di kehidupan yang lalu itu menentukan hubungan orang-orang di kehidupan sekarang. Jika pada masa lalu In-Yeon kita hanya sedikit sekali, mungkin sekarang kita hanya ketemu sebagai orang asing di pinggir jalan yang tidak pernah saling mengenal. 

Itulah mengapa orang-orang yang bisa saling mencintai dan sampai menikah, diperkirakan di masa lalu, In-Yeon mereka sudah terkumpul sebanyak 8.000 lapisan In-Yeon. 

Dan yang lucu nan kasihan adalah kedua karakter yang saling menyukai di Past Lives, meskipun In-Yeon-nya banyak--karena setelah terpisah selama 24 tahun, mereka akhirnya ketemu lagi--mereka tidak "sampai" menikah. Ngenes abis!

Di perpisahan pertemuan mereka si cowok nanya, "Kalau begitu, kira-kira hubungan kita di kehidupan yang lalu apa, ya?"

Mereka selalu bersama dari kehidupan yang lalu sampai kehidupan yang sekarang, tapi tidak pernah benar-benar bersatu. Aduh....

Itu mengingatkan saya sama satu lagu dari Hindia, "Apapun yang Terjadi". Lagu itu menekankan bahwa yang penting dalam hubungan bukanlah happy ending atau sad ending-nya, melainkan kenyataan bahwa itu semua telah terjadi, bahwa kita pernah saling mencintai.

Dan Hindia mengajak kita untuk mensyukuri apapun yang telah terjadi di kehidupan kita karena pada akhirnya itu semua akan abadi di dalam hidup kita, di dalam kepala, di dalam kenangan.

Komentar

Postingan Populer